Senin, 27 April 2015

contoh demokrasi

Kriteria yang harus dimiliki oleh suatu negara yang benar-benar menggunakan Demokrasi sebagai sistem pemerintahannya yaitu ada :

• Partisipasi rakyat
• Persamaan didepan hukum
• Distribusi pendapatan secara adil
• Kesempatan pendidikan yang sama
• Ketersediaan & keterbukaan informasi
• Mengindahkan tata krama politik dsb

Contoh Demokrasi Di Indonesia
1. Demokrasi pendidikan
Pendidikan demokrasi dibagi :
1. Pendidikan domokrasi secara formal  pendidikan yang melewati tatap muka, diskusi timbal balik presentasi ,studi kasus dsb. Biasanya dilakukan di sekolahan maupun perguruan tinggi.
2. Pendidikan demokrasi secara informal  pendidikan yang melewati tahap pergaulan dirumah/masyarakat(Lingkungan) sebagai aplikasi nilai demokrasi sebagai hasil interaksi terhadap lingkungan sekitar & langsung.
3. Pendidikan Non formal  pendidikan yang melewati tahap diluar lingkungan masyarakat lebih dalam berinteraksi.(pembentukan jiwa)
Strategi dasar pendidikan demokrasi yang dikembangkan strategi pemanfaatan aneka media, sumber belajar berupa kajian, interdisipliner, masalah sosial, aksi sosial, dll
2. PEMILU DI INDONESIA
Pemilu adalah suatu cara memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk dilembaga perwakilan rakyat serta salah satu pelayanan hak-hak asasi warga negara dalam bidang politik.
Terdapat dua cara atau Sistem Pemilihan Umum yaitu :
 Single-member constituency  satu daerah memilih satu wakil biasa disebut Sistem Distrik. Satu kesatuan geografis mempunyai satu wakil di parlemen. Sistem ini biasanya dipakai oleh negara Inggris,malaysia,Amerika dll.
 Multi-member constituency  satu daerah pemilihan memilih beberapa wakil biasanya disebut Sistem Proporsional. Sistem ini adalah persentase kursi DPR yang dibagi kepada tiap-tiap partai sesuai jumlah suara yang diperoleh(representatif) khusus didaerah pemilihan. Lebih demokratis.
Pemilihan Umum di indonesia yang pertama dilaksanakan tahun1995 saat masa paemerintahan parlementer untuk meemilih anggota DPR & Badan konstituante. Peserta pemilu 28 partai. Dianggap pemilu paling bersih& jujur serta demokratis Akan tetapi kurang mampu menghasilkan keputusan di konstituante.
Pemilu Kedua dilaksanakan saat masa demokrasi pancasila orde baru 1971. Peserta 10 organisasisosialpolitik.Dalam pelaksanaan pemilu masa orde baru pemerintahan orde baru menyatakan bahwa tujuan pemilu pada prktiknya adalah untuk mempertahankan rezim “status quo” sehingga pemilu bermakna  1. Legitimasi terhadap kepemimpinan orde baru dibawah pimpinan Suharto 2. Pemilu dilaksanakan pemerintah dengan memberi keuntungan kepada Golkar seperti tidak menerima asas JURDIL sehingga birokasi digiring masuk Golkar. 3. Pada hasil pemilu protes “PPP dan PDI” dapat diredam. Lalu muncul wacana politik yang menutut perubahan sistem pemilu 
 Sistem pemilu proporsional melahirkan legislatif yang berjarak dengan rakyat.
 Sistem pemilu proporsional mengorientasikan anggota legislatif menjadi wakil partai.
 Perubahan Sistem pemilu proporsional ke distrik akan melahirkan legislatif yang kuat & fungsional sebagi pengontrol eksekutif.
Atas pertimbangan tersebut sistem pemilu duganti menjadi Sistem pemilu distrik. Sampai dengan pemilu 2009 yang diikuti 34 partai politik.
Namun kecenderungan politik diindonesia tidak mau merubah sistem pemilu ke sistem distrik. Hal tersebut wajar karena banyak tokoh politik karbitan yang kualitasnya dipertanyakan,sehingga akan tersingkir dari pemilu. Inilah dilema politik indonesia ke arah demokratisasi yang kurang didukung oleh kualitas insan politik yang rasional dan transparansi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar